Sungai merupakan salah satu unsur penting dalam kehidupan manusia, oleh karena itu penelitian dan manajemen sungai ini dilakukan oleh berbagai profesi. Ahli sanitari misalnya, meneliti sedimen sungai yang berasal dari buangan limbah serta pengaruhnya terhadap lingkungan. Sedangkan ahli teknik sipil, mengelola sungai untuk keperluan reservoir, pembangunan pelabuhan dan jembatan. Untuk keperluan tersebut, diperlukan pengetahuan tentang sungai dan pengalirannya, seperti morfologi sungai, sejarah perkembangan sungai serta pola pengaliran sungai.
Morfologi sungai adalah ilmu yang mempelajari tentang geometri (bentuk dan ukuran), jenis, sifat dan perilaku sungai dengan segala aspek dan perubahannya dalam dimensi ruang dan waktu. Dengan demikian, morfologi sungai ini akan menyangkut juga sifat dinamik sungai dan lingkungannya yang saling terkait.
Dua proses penting dalam sungai adalah erosi dan pengendapan, yang dipengaruhi oleh jenis aliran air dalam sungai yaitu:
-
aliran laminer: jika air mengalir dengan lambat, partikel akan bergerak ke dalam arah paralel terhadap saluran.
-
aliran turbulen: jika kecepatan aliran berbeda pada bagian atas, tengah, bawah, depan dan belakang dalam saluran, sebagai akibat adanya perubahan friksi, yang mengakibatkan perubahan gradien kecepatan. Kecepatan maksimum pada aliran turbulen umunya terjadi pada kedalaman 1/3 dari permukaan air terhadap kedalaman sungai.
Erosi terjadi pada dinding ataupun dasar sungai dibawah kondisi aliran yang bersifat turbulen. Pengendapan akan terjadi jika material yang dipindahkan jauh lebih besar untuk digerakkan oleh kecepatan dan kondisi aliran. Pada kondisi aliran turbulen erosi akan terjadi akibat terbawanya material dan pengendapan terjadi ketika hasil erosi tersebut menuju ke arah bawah tidak terpindahkan lagi oleh aliran.
saya sangat tertarik dengan teknik rekayasa sungai, karena dari tiap daerah yang pernah kami lakukan analisa, mempunyai masing2 karakteristik yg sepesifik…
mohon beberapa kajian tentang rekayasa sungai atau metode analisa yang terbaru…
sebelum saya ucapkan selamat atas web saudara..
trimaksaih banyak..
terima kasih atas kunjungannya.
riset saya tentang sungai lebih ke arah tinjauan geologi, dan mohon maaf belum terlalu banyak mengenai hal itu.
jika ada hal yang baru mengenai rekayasa sungai akan saya tuliskan di web saya.
terimakasih…bisa ajarkan saya tuk bisa nulis seperti ini? bermanfaat sekali…
kajian geologi tentang sungainya kurang terperinci yah?morfologi sungainya ada ga?
mohon pencerahan..makasih
belum semua materi kuliah ini saya upload, karena itu kunjungi terus website ini .. (maaf numpang promosi)
Sebagai orang Teknik Lingkungan, terkadang saya jealous karena masalah yang diangkat selalu masalah kuantitas (banjir, kekeringan, dll). Jarang sekali yang mengangkat masalah kualitas…
karena itu saya senang sekali Bapak sudah mengangkat permasalahan kualitas air ini dalam tulisan Bapak…
Sukses terus y Pak…
Mohon penjelasan tentang pola pengaliran sungai dan klasifikasi sungai
Hi……. aku mau numpang nanya nih, aku kesulitan untuk mendevenisikan antara sungai yang lebar dan sungai yang sempit….
Kira-kira panjang untuk sungai dengan kategori sungai lebar berapa? dan Panjang untuk kategori sungai pendekberapa???
Thanks ya
kalo bisa bahas juga tentang rincian masing -masing sungai yang ada di indonesia
nice blog ….
ass…saya salah satu mahasiswi extensi unsri…
saya semester akhir..saya lagi bingun ni nyususn TA.TA saya ini akan membahas mengenai krib tpi saya masih bingung tentang krib itu sendiri…daptkah menjelsakan apa si krib itu supaya saya bisa membeyangkan bagaiman krib itu sendiri dan klau mau cri buku2 referensi masalh krib tu dmn yach??
siang pak budi…
saya mahasiswa geologi yang sedang menyelesaikan pemetaan sebagai skripsi…mohon bantuannya, bagaimana caranya mengklasifikan sungai berdasarkan pola pengaliran sungai pada suatu daerah..
apakah termasuk dendritik etc…dan apakah ada teori yang bisa dipakai
terima kasih atas bantuannya
Thanks ya membantu banget ketika saya lagi butuh info tentang sungai
Assalamu’alaikum…..
Saya mahasiswi UIN Malang semester 5, saya sedang menempuh mata kuliah metodologi penelitian, di sini saya ingin melakukan penelitian tentang krib, yang saya harapkan dapat saya lanjutkan untuk skripsi di semester selanjutnya….
Tapi saya masih bingung tentang KRIB itu sendiri, bentuknya seperti apa?, cara kerjanya seperti apa?
Dari sini saya mohon bantuan bapak referensi tentang KRIB
pola sungai yang bagai mana dinyatakan baik? penjelasanya cukup bagus untuk menambah ilmu pengetahuan
minta pengertian tipe sungai menurut debitnya dong
makasih